Klub-klub ternama dengan keberhasilan yang sudah teruji selalu menjadi salah satu incaran klub-klub lain yang mencoba mendapatkan pemain baru. Keberhasilan klub ini dianggap menjadi satu parameter yang cukup mudah untuk menemukan pemain berkualitas. Fenomena semacam ini tak meluputkan Real Madrid. Penguasa sepakbola Spanyol ini sudah berulang kali diincar untuk direbut pemainnya oleh klub-klub lain. Tak hanya nama pemain tenar mereka, tapi fenomena yang sama juga menyasar pemain-pemain lain seperti Arda Guler.
Arda Guler Buka Peluang Tinggalkan Real Madrid
Pemain yang bertugas memperkuat jantung serangan Real Madrid, Arda Guler, disebut membuka diri dengan peluang-peluang lain. Dia disebut takkan sungkan untuk mempertimbangkan opsi untuk melepaskan seragam Los Blancos dan mengenakan seragam dari tempat lain. Langkah ini bisa saja ditempuhnya paling cepat di musim panas tahun ini. Kabar ini menyeruak di tengah berhembusnya kabar burung tentang beberapa klub yang berminat untuk mendapatkan jasanya. Setidaknya ada dua klub besar Eropa yang mempertimbangkan menaruh namanya di daftar pemain mereka: Inter Milan dan AC Milan.
Ketika dirinya pertama kali bergabung dengan Real Madrid, banyak orang berharap kepadanya. Keputusan Los Blancos untuk mendatangkannya dari Fenerbahce di musim panas tahun 2023 yang lalu diharap bisa memberikan Carlo Ancelotti sosok pemain alternatif dengan kemampuan yang sepadan. Tapi sayangnya, harapan pelatih legendaris Eropa ini gagal untuk terwujud. Mantan pemain Fenerbahce ini gagal mengembangkan dirinya menjadi seorang pemain yang tak terpisahkan dari permainan Real Madrid. Dari awal dia bergabung hingga saat ini, para penggemar seolah mendapat kesan kalau Carlo Ancelotti masih belum puas dengan permainan yang ditunjukkannya.
Alasan Arda Guler Pertimbangkan Keluar
Anggapan ini tentu tidak salah. Ada data internal yang bisa memperkuat anggapan ini. Berdasarkan catatan kami, pemain kelahiran Turkini ini memang didera dengan setidaknya masalah kesempatan bermain yang terbilang minim. Meski sudah ada waktu kurang lebih 2 tahun sejak dirinya bergabung dengan mereka, pemain ini hanya menjalani 13 pertandingan di musim pertamanya bersama raksasa Spanyol ini. Masalah cedera tak henti dan keputusan pengistirahatan dirinya oleh Carlo Ancelotti membuatnya tka punya banyak pilihan. Padahal, jika dilihat dari statistik pertandingan, dia masih bisa dianggap cukup produktif.
Terlepas dari jam bermainnya yang masih berada di angka minim, mantan pemain Fenerbahce ini sudah berhasil mencetak 3 gol serta 5 asist. Sementara jumlah pertandingannya mencapai angka total 29 kali di semua kompetisi pada musim ini. Kurang dari separuh di antaranya, atau lebih tepat 10 pertandingan, dirasakannya langsung dari awal babak pertama digulir.
Ambil Keputusan Segera
Seperti yang biasanya terjadi, ketika seorang pemain mendapat masalah dalam kesempatan dan jam bermain, hal ini akan memantik pertanyaan dan rasa penasaran publik. Pertanyaan ini sempat disampaikan kepada pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Tapi di hadapan wartawan, pelatih legendaris Eropa ini mengatakan kalau dia dan pemain kelahiran Turki ini tak punya masalah yang memisahkan keduanya secara pribadi. Hanya saja, seperti yang ditekankan oleh link alternatif Seru88, pelatih Real Madrid ini menyebut kalau Arda Guler akan membutuhkan waktu sebelum bisa menjadi bagian kunci dari tim utama pilihannya.
Tanggapan yang diberikan Carlo Ancelotti seharusnya sudah cukup memberikan jaminan, setidaknya sekilas, kalau masih ada peluang bagi Arda Guler untuk bersinar di Real Madrid. Tapi rupanya pemain ini tak terlalu menanggapinya. Daripada harus menghabiskan lebih banyak waktu dan berjuang demi kesempatan bermain di hadapan Carlo Ancelotti secara langsung, Arda Guler sepertinya lebih tertarik untuk langsung meninggalkan mereka. Kabarnya, dia akan semakin condong menempuh langkah ini jika barisan direksi dan manajemen klub masih mempertahankan Carlo Ancelotti sebagai juru strategi mereka.
Dari dalam dirinya sendiri, dia sudah mengakui masalah yang terjadi kepadanya. Dia bukan lagi bagian yang tak terpisahkan dari permainan Los Blancos. Daripada harus membuang waktu utnuk mendapatkan kesempatan yang pasti kembali ke tengah lapangan, dia rupanya lebih memilih untuk tidak mengambil risiko. Meninggalkan Real Madrid dan mencoba mencari lapangan rumput yang baru dianggapnya lebih masuk akal dan realistis. setidaknya untuk saat ini.
Dari sisi Real Madrid, juara sepakbola Spanyol ini cukup terbuka dengan kemungkinan ini. Mereka tidak akan menghalangi langkah pemainnya ini untuk keluar dan mencari tempat baru. Mereka justru akan dengan mudah memberikan lampu hijau kepadanya. Hanya saja, sepertinya Real Madrid hanya akan mempertimbangkan sebuah penawaran dengan satu syarat mutlak. Mereka harus diberikan hak untuk mendatangkannya kembali di masa yang akan datang.
Syarat seperti ini memang cukup rumit dan tak jarang menjadi penghalang dari tercapainya sebuah kesepakatan. Dalam hal ini, permintaan ini berakibat pada klub asal Italia ini untuk tidak mempertimbangkan segala bentuk penawaran tanpa opsi pembelian kembali. Langkah ini berlaku baik untuk penawaran rekrutmen secara penuh atau permanen maupun untuk sementara alias pinjaman. Langkah ekstrem yang dilakukan Real Madrid ini dilatarbelakangi oleh anggapan kalau pemain ini masih memiliki bakat dan potensi besar untuk menjadi pemain besar di kemudian hari.
Sedangkan beberapa media olahraga Eropa lain menyebutkan kalau persaingan untuk mendapatkan Arda Guler akan berlangsung cukup sengit. Selain Real Madrid yang ingin mempertahankannya, AC Milan dan Inter Milan juga siap masuk dalam pertarungan ini. Kedua klub asal Spanyol ini kini sedang dalam tahapan meninjau perkembangan dan situasinya di klub saat ini.
Inter dan AC Milan bisa saja mengajukan penawaran mereka. Tapi sepertinya, penawaran formal semacam ini hanya akan sampai ke meja Real Madrid jika Los Blancos secara terbuka membuka gerbang baginya untuk mencari kesempatan bermain baru.
Arda Guler dan perwakilannya memandang Seri A sebagai opsi terbaik untuk pengembangan kemampuan dan karir pemain ini. Di sini, ia berharap untuk bisa meniti kembali jalan yang dahulu pernah dilalui oleh mantan rekannya di timnas Turki, Kenan Yidiz. Berbeda dengannya, pemain kelahiran Turki ini menikmati kesempatan bermain yang rutin di Juventus.
Sebagai alternatif, Arda Guler bisa saja menempuh opsi lainnya dengan bergabung kembali ke Bundesliga. Disana sudah ada tim yang berminat dengannya, Eintracht Frankfurt.