Barcelona terus menerus melakukan perubahan. Klub asal Spanyol ini memang belakangan mulai sukses membangun kembali ketenaran mereka. Klub raksasa yang sempat dibela oleh Lionel Messi ini akhirnya bisa kembali menancapkan taji kekuasaannya di La Liga Spanyol. Tapi untuk bisa terus memegang predikat ini, mereka memerlukan wajah-wajah baru dengan kemampuan yang siap untuk dikembangkan. Sebagai bagian dari rencana jangka panjang mereka, klub ini mulai mengincar beberapa pemain muda. Kali ini, perhatian mereka terarah pada pemain muda berbakat asal Feyenoord, Givairo Read.
Barcelona Incar Givairo Read
Barcelona disebut mulai bergerak dengan rencana mereka untuk bursa transfer musim panas nanti. Tak semua rencana mereka melibatkan upaya untuk mendatangkan pemain dengan reputasi yang sudah teruji. Belajar dari pengalaman di masa lalu dan klub-klub lain, mereka juga mempertimbangkan upaya untuk mendatangkan pemain muda dengan bakat yang siap untuk diasah. Pertimbangan ini membuat mereka mengarah kepada seorang pemain bertahan asal Feyenoord, Givairo Read.
Raksasa asal Catalan ini berusaha untuk mendatangkan setidaknya satu orang pemain baru untuk mengisi bagian belakang mereka. Posisi ini akan menjadi bagian dari rencana mereka untuk bursa transfer kedua tahun ini. Ada beberapa nama yang disebut-sebut mulai mereka pertimbangkan. Mulai dari pemain asal Espanyol, Omar El Hilali, sampai Andrei Ratiu dari Rayo Vallecano tampaknya mulai masuk dalam pertimbangan klub asal Spanyol ini.
Menurut pandangan dari beberapa media, Givairo Read juga dipandang sebagai salah satu alternatif yang cukup menarik, setidaknya dari kacamata mereka. Pemain berusia 18 tahun ini dianggap sebagai pemain yang cocok untuk mereka dapatkan. Tapi Barcelona juga tak ingin gegabah. Saat ini memang mereka belum mendapatkan harga pasti yang dipatok Feyenoord untuk pemain ini. Tapi dari rumor yang beredar, Feyenoord bukan tidak mungkin akan mematok angka cukup tinggi untuk pemain ini. Tapi belum bisa dipastikan apakah angka tinggi ini akan masuk dalam jangkauan Barcelona atau tidak, mengingat angkanya datang bukan dari tim elite Eropa.
Bukan yang Pertama dengan Givairo Read
Beberapa media sebenarnya melaporkan kalau upaya Barcelona untuk mendatangkan Givairo Read tidak terlalu mengejutkan. Setidaknya kali ini tidak akan menjadi yang pertama kabar ini muncul ke permukaan. Sudah ada beberapa kali pada musim ini mereka mencoba untuk mewujudkannya. Tapi upaya mereka terbukti tak mudah. Di tengah harapan besar untuk segera bersua dengannya, mereka justru menghadapi persaingan sengit dari Liverpool.
The Reds memandang pemain asal Feyenoord ini sebagai pengganti yang tepat bagi Trent Alexander-Arnold. Pemain ini diprediksi akan segera menanggalkan statusnya sebagai pemain dan kapten di The Reds. Artinya, mereka hanya punya waktu sampai akhir bulan Juni yang akan datang untuk segera menemukan penggantinya. Padahal kehadiran Trent Alexander-Arnold di Liverpool dianggap masih sangat mereka butuhkan. Tapi gerak lamban dari petinggi The Reds disebut-sebut berdampak signifikan dari ketidakjelasan status pemain legendaris ini. Akibatnya, justru belakangan menyeruak kabar kalau dia akan memilih untuk bergabung dengan Real Madrid. Bagi sang raksasa Eropa ini, merkea tak hanya akan diuntungkan jika rencana ini terwujud. Tapi mereka tak perlu mengeluarkan dana sama sekali karena kali ini mereka akan mendapatkannya secara cuma-cuma.
Alasan di Balik Minat Barcelona
Dari pandangan Seru88 Indonesia, Barcelona sepertinya tak punya kekhawatiran khusus atas permainan yang ditunjukkan baik oleh Alejandro Balde sampai Jules Kounde di bagian belakang. Tapi raksasa asal Cstaalan ini tampaknya cukup putus asa untuk bisa mendapatkan pemain baru. Langkah ini mereka pandang sebagai solusi terbaik untuk musim yang akan datang dan berikutnya.
Givairo Read telah bergabung bersama Feyenoord sejak tahun 2023 yang lalu. Bersama mereka, dia telah menimba pengalaman dari 25 pertandingan. Namanya mulai menarik perhatian setelah berhasil melahirkan 1 gol atas namanya sendiri. Sementara untuk asist, dia sudah berhasil mendampingi lahirnya 7 gol lain. Pengalamannya juga semakin bertambah berkat 3 kesempatan yang didapatkannya merumput di Liga Champions.
Pemain muda ini memperoleh pengalamannya sebagian besar dair bagian belakang kanan. Tapi sepertinya Barcelona yakin kalau dia akan bisa lebih produktif jika ditempatkan di bagian kiri. Posisi ini kemungkinan yang akan mereka berikan kepadanya seandainya keduanya resmi bersatu.
Rencana besar Barcelona dengan Givairo Read butuh persiapan matang. Hal ini tidak terlepas dari Feyenoord yang masih akan diuntungkan dari status pemain mereka ini. Pemain remaja ini masih terikat dengan kontrak yang masih akanb erjalan sampai tahun 2028 yang akan datang di bulan Juni. Durasi yang masih cukup panjang ini akan memberikan mereka kuasa untuk mengajukan permintaan yang cukup besar. Langkah ini akan semakin beralasan jika mengingat ada banyak tim yang juga siap bersaing untuk mendapatkan persetujuannya bergabung.
Rumor tentang rencana Barcelona untuk mendatangkan Givairo Read sekaligus menuai pertanyaan besar lain. Sebenarnya saat ini, Barcelona masih memiliki dua orang pemain yang bertugas di bagian ini. Tugas besar ini dipercayakan kepada Gerard Martin, pemain berusia 23 tahun, dan Hector Fort, pemain berusia 18 tahun.
Hector Fort saat ini masih memiliki waktu hingga 18 bulan ke depan sampai kontraknya bersama mereka berakhir. Pemain ini telah mendapatkan pengalaman dari 14 pertandingan bersama Barcelona pada musim ini. Sementara Gerard Martin telah bermain di 26 pertandingan bersama tim utama di sepanjang musim 2024/25.
Dibandingkan dengan kedua pemain ini, Givairo Read adalah seorang pemain yang cenderung lebih dominan di bagian belakang kanan. Kehadirannya ke klub asal Spanyol ini dianggap akan memberi dampak pada kehadiran kedua pemain ini di tim yang sama. Tapi sampai sekarang masih belum ada kepastian tentang langkah yang akan mereka ambil. Kehadiran pemain baru dengan spesifikasi kemampuan di bidang yang sama bisa saja mendatangkan ancaman bagi mereka, setidaknya persaingan akan menjadi lebih sengit. Tapi dengan waktu kontrak yang tidak terlalu lama lagi, sampai sekarang bahkan dari Barcelona belum ada langkah untuk mengajukan perpanjangan kontrak bagi salah satu atau keduanya.