Hari-hari pertama Igor Tudor sebagai pelatih di Tottenham Hotspur seharusnya berjalan dengan mulus. Tapi peran baru yang dia dapatkan di tempat yang baru justru penuh dengan tantangan. Suara kencang dari bangku penggemar yang kecewa dengan penunjukan dirinya harus dia hadapi ketika tim ini sedang berjuang mati-matian untuk bisa sekadar bertahan hidup di EPL dan tidak tersingkir ke kompetisi kasta lebih rendah. Perjuangan mati-matian harus mereka tempuh untuk bisa mencapai 2 tujuan ini di waktu bersamaan. Tapi tugas ini sekarang menjadi semakin sulit karena beberapa pemain masih harus fokus menjalani perawatan mereka. Tapi harapan masih bersinar. Ada dua pemain bintang mereka yang mungkin akan bisa segera kembali tampil. Pertandingan melawan Fulham bisa menjadi momen penggemar melihat kedua nama ini kemblai tampil.
Dua Pemain Tottenham Hotspur Bersiap Kembali Tampil
Penggemar Spurs menantikan harapan untuk bisa menyaksikan dua pemain bintan mereka kembali menghiasi pertarungan di lapangan hijau. Pedro Porro dan Kevin Danso, dua pemain Spurs yang sempat harus absen untuk menjalani perawatan, bisa saja kembali untuk pertandingan mereka berikutnya melawan Fulham. Dua pemain ini sedang mengejar waktu untuk bisa menghancurkan permainan Fulham di hari Minggu nanti.
Spurs sempat berharap kalau mimpi buruk mereka di musim ini sudah berakhir. Evaluasi yang sudah mereka lakukan di semua pertandingan tidak banyak memberi dampak seperti yang diharapkan. Tapi semua usaha yang mereka kerahkan masih belum berbuah. Harapan untuk bisa bangkit setelah terjatuh harus kembali kandas. Arsenal yang menjadi lawan mereka kembali membuktikan kalau tim ini masih punya masalah serius yang harus mereka selesaikan secara menyeluruh. Ketika melawan The Gunners, Spurs hanya bisa mencetak 1 gol. Permainan mereka yang tumpul kontras dengan gerak rivlanya yang bermain sangat agresif sampai mencetak 4 gol dalam satu pertandingan. Ketika wasit menyatakan mereka harus pulang tanpa membawa poin, hasil ini membuat mereka hanya terpaut 4 poin dari zona degradasi di LIga Primer.
Pertandingan melawan Arsenal ini menjadi ujian pertama yang harus dihadapi Igor Tudor. Banyak pengamat memandang kehadirannya tak banyak membawa perubahan. Strategi dan gaya bermain yang mereka tunjukkan layak membuat mereka kalah dalam pertandingan ini. Tapi pria yang masih menyandang status pelatih interim ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Permainan Spurs dari awal memang penuh risiko salah setelah 12 pemain mereka tidak bisa tampil. Cedera dan suspensi bermain menjadi masalah serius yang membuat langkah tim ini terpukul mundur jauh.
Penuh Harap dari Igor Tudor
Hasil buruk ini otomatis membuat permainan Tottenham Hotspur berada dalam sorotan. Kepada media, Igor Tudor mengakui kalau dia sangat berharap Danso dan Porro akan bisa plih tepat pada waktunya. Dia berharap dua pemain ini akan bisa membantu mereka untuk bangkit saat melawan Fulham. Pelatih Tottenham Hotspur ini mengatakan kalau dua pemain ini mungkin akakn bisa kembali. Mereka berharap kalau pertandingan paling dekat akan bisa menjadi kado istimewa yang sudah ditunggu lama oleh penggemar.
Igor Tudor harus menyiapkan diri sebaik mungkin, termasuk semua pemain. Mereka hanya punya 11 pertandingan lagi yang bisa digunakan untuk bisa keluar dari mimpi buruk sekarang. Tekanan waktu yang semakin sempit digandakan dengan dukungan minim dari penggemar membuat tugasnya sebagai pelatih interim semakin berat. Tapi mau tidak mau langkah harus terus berjalan. Spurs harus berusaha sekuat tenaga untuk bisa keluar dari cengkeraman dan bayangan maut tersingkir ke Championship.
Menaruh Harapan pada Kemungkinan Dua Pemain Tottenham Hotspur Kembali
Dari awal ditunjuk sebagai pelatih, banyak penggemar menyuarakan penolakan dan kekecewaan mereka kepada jajaran tinggi klub. Setiap langkahnya berada dalam pantauan pengamat yang skeptis dia bisa membawa tim ini keluar dari zona kematian mereka. Mereka ikut menyorot sikap pelatih ini yang cenderung memilih format 3 orang pemain belakang. Ada juga yang menyorot tentang kualitas permainan Danso. Tapi beberpa pemain mulai mendukung langkah ini. Orang-orang mulai menganggap kalau mungkin saja keputusan ini untuk memasukkan Danso dalam skuad nanti akan memberi kesempatan untuk Joao Palhinha untuk bisa bergerak lebih alami di bagian gelandang.
Kalau memang Porro akhirnya kembali untuk pertandingan ini, dia akan bisa memberi dampak yang lebih signifikan daripada Danso. Porro dikenal berkat kelincahannya dalam menguasai bola. Kemampuannya untuk menusuk pertahanan lawan dengan cepat akan menguntungkan tim ini untuk bisa membangun serangan mereka dengan progresif dari belakang. Pemain dari Spanyol ini menjadi kontributor 26 gol bagi Tottenham Hotspur dalam 3 musim terakhir sampai sekarang. Jumlah ini sudah jelas menggambarkan peran besarnya dalam baris terdepan permainan Spurs. Porro dikenal sebagai salah satu pemain dengan kemampuan mengumpan yang luar biasa. Dia bisa menemukan celah dengan cepat di saat pemain lain kesulitan. Kalau saja dia bisa terus bermain dengan konsisten dan menghindari cedera untuk waktu lama, pemain lain seperti Richarlison dan Dominic Solanke bisa saja menerima lebih banyak peluang untuk tampil.
Dua pemain bintang harusnya bisa menjadi pembawa harapan besar untuk Tottenham Hotspur. Ancaman untuk tersingkir dari kompetisi domestik paling elite di Inggris harus mereka hadapi dengan sangat serius. Peringkat mereka sekarang di posisi 16 jelas sangat jauh dari aman. Peringkat ini bisa turun dengan cepat setiap saat ketika musim sedang memasuki bulan-bulan terakhir. Dengan kegagalan mereka untuk meraih 3 poin penuhd ari 9 pertandingan teranyar, banyak penggemar khawatir kalau dari internal mereka sendiri, nyaris tak ada pemain yang bisa melangkah dengan penuh percaya diri untuk menghadapi pertandingan melawan Fulham nanti.
Tottenham Hotspur harus bisa membuktikan kalau mereka tetap tim dengan kemampuan terbaik yang siap menghadapi semua kemungkinan terburuk. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berat bagi Igor Tudor dan semua pemain mereka. Nottingham Forest akan menjadi ujian berikutnya ketika kemampuan mereka yang sebenarnya diuji pada tanggal 22 Maret nanti. Kalau bisa menang dalam pertandingan ini, mereka bisa saja menemukan peluang dan harapan yang mereka butuhkan untuk tetap bertahan di EPL.
Tapi, kalau sosok bintang seperti Dejan Kulusevski dan Cristian Romero masih terus berjuang mati-matian untuk bisa sekadar tampil, karena masaah cedera atau tindakan indisipliner lain, maka skeptisisme penggemar mungkin ada benarnya. Tottenham Hotspur mungkin sekarang harus mulai memasrahkan diri kalau mereka tidak akan bisa terus menjadi pemain di Liga Primer tahun depan dan mulai mencari cara untuk bersinar di Championship.

