Pelatih kepala timnas Perancis, Didier Deschamps, mengutarakan bahwa saat ini bukan waktunya untuk membahas masa depannya. Pertanyaan ini muncul setelah timnas Perancis secara mengejutkan kalah dari timnas Spanyol dalam perjalanan mereka di EURO 2024 kali ini. Tak pelak, bukan hanya nasib para pemainnya, namun sang pelatih juga masuk dalam putaran isu keras ini.
Perjuangan Para Pemain Timnas Perancis
Randal Kolo Muani berhasil mengantarkan timnas Perancis unggul atas sang lawan ketika pertandingan sudah berjalan selama sembilan menit. Namun, sang lawan berhasil melakukan serangan balik. Bukan hanya 1, mereka bahkan berhasil mencetak 2 gol berkat permainan yang dipersembahkan oleh Dani Olmo dan Lamine Yamal.
Dengan hasil tersebut, timnas negeri Matador ini berhasil melaju ke babak final kompetisi papan atas Eropa ini. Di sana, mereka akan berhadapan dari pemenang laga antara Inggris dan Belanda. Namun kini, perjalanan timnas Perancis telah secara resmi berakhir.
Status Kontrak Didier Deschamps
Menurut kabar yang beredar, sebenarnya Didier Deschamps masih terikat kontrak untuk membesut timnas Perancis hingga bulan Juli 2026 yang akan datang. Namun, belakangan berkembang rumor bahwa sosok pelatih berusia 55 tahun tersebut berisiko kehilangan pekerjaan penting ini. Kekalahan yang ditelan Les Blues dalam laga semifinal menjadi pertimbangan penting untuk menentukan nasib sang pelatih.
Namun, manatan pelatih tengah tersebut seolah belum siap untuk membahas kemungkinan masa depannya. Kekalahan yang ia telan dari timnas Spanyol membuat dirinya bersikeras bahwa saat ini bukanlah momen yang tepat untuk membahas masa depannya sebagai pelatih di klub yang bergelar Les Bleus tersebut.
Tanggapan Didier Deschamps
Dalam sebuah kesempatan, ketika diwawancara oleh awak media, Didier Deschamps berujar, sebagaimana yang dirangkum oleh Seru88 link, bahwa ia baru saja kalah di semifinal. Ia pun meyakini bahwa semua orang pasti paham pemikiran presiden asosiasi sepakbola Perancis untuk saat ini. Oleh karena itu, ia meminta semua kalangan untuk tidak mengajukan pertanyaan terkait masa depannya di klub tersebut.
Didier Deschamps sendiri memang mengakui bahwa lawan mereka, timnas Spanyol, memang menguasia pertandingan tersebut. Bahkan pelatih timnas Les Blefus tersebut mengaku betapa banya kesempatan yang tidak mereka manfaatkan dengan baik. Hanya ada beberapa kesempatan yang mampu mereka eksekusi dengan baik. Kylian Mbappe, pun tetap menjadi andalan mereka dengan keberhasilannya dalam memberikan berbagai umpan dan mencetak berbagai kesempatan pada pertandingan penting tersebut.
Dalam pernyataan yang ia lontarkan kepada awak media, sang pelatih berujar bahwa mereka berhasil untuk mencetak gol pembuka pada kesempatan tersebut. Hal ini merupakan sebuah keberhasilan yang harus diakui oleh semua kalangan. Namun timnas Spanyol berhasil menguasai pertandingan tersebut lebih baik daripada mereka. Ia justru tidak mampu bermain sebaik yang ia harapkan, gagal menerapkan pola permainan vertikal yang ia harapkan di awal. Mereka pun memutuskan untuk terus melakukan upaya menekan demi menekan di setiap kesempatan ke barisan pertahanan lawan mereka.
Ia juga menekankan bahwa dalam sebuah pertandingan, penting bagi seorang pemain dan pelatih untuk tetap bermain dengan penuh percaya diri, tanpa dikejar target untuk bisa benar-benar mengenai target yang mereka harapkan. Sayangnya, justru hal inilah yang gagal mereka lakukan. Meski demikian, ia merasa cukup puas setelah berhasil melaju ke semifinal dan menemukan celah untuk mencetak gol, berkat permainan Kolo Muani. Menurutnya akan lebih baik bagi mereka jika bisa bermain dengan seefisien yang mereka lakukan sebelumnya.
Meski demikian, dalam kesempatan yang sama, Didier Deschamps mengutarakan bahwa ada kemungkinan bahwa ia akan tetap melanjutkan perannya sebagai pelatih di timnas Perancis. Ia bahkan mengatakan sudah menyiapkan rencana jangka panjang bagi klub tersebut. Ia turut menyampaikan bahwa saat ini tim nasional yang dibinanya tersebut memiliki banyak pemain muda, suatu hal yang diyakininya akan membantu perjuangan mereka di masa mendatang.
Sebagai informasi, Didier Deschamps telah menjabat pelatih timnas Perancis sejak 2012 yang lalu. Ia membantu negara tersebut dalam mengamankan trofi juara Piala Dunia 2018 sebelum berhasil menuju ke final ajang yang sama di tahun 2022 yang lalu. Namun sayangnya, mereka justru kalah dari Argentina dalam adu tendangan penalti.
Les Bleus juga berhasil memenangkan gelar juara Liga Bangsa-bangsa UEFA di bawah dirinya sebagia pelatih. Tak hanya itu, mereka juga berhasil melaju ke babak final EURO 2016 yang lalu. Namun sayangnya mereka tersingkir di babak 16 besar EURO 2020 yang lalu. Turnamen ini pun kembali menjadi saksi kegagalan mereka dalam meraih juara setelah kali ini kalah dari Spanyol.