Real Madrid Siap Ambil Keputusan tentang Xabi Alonso

Seru88 Xabi Alonso

Real Madrid sedang berada dalam sorotan. Setelah ditinggalkan Carlo Ancelotti, tim yang dulu sempat menyandang status sebagai tim terkuat yang tak terkalahkan di seluruh Eropa ini mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Xabi Alonso yang ditunjuk sebagai pelatih dianggap kurang cakap dalam menunjukkan potensi yang sebenarnya dari tim ini. Publik dan penggemar semakin dibuat kecewa dengan perkembangan tim ini terutama setelah pertandingan terakhir mereka di Supercopa de Espana. Ketika melawan Barcelona, Los Blancos seolah kehilangan tajinya. Mereka hanya bisa mencetak 2 gol dalam pertandingan ini, sementara lawannya berhasil dengan mencetak 3 gol. Rasa kecewa penggemar semakin memuncak karena dari sisi Real Madrid, terdapat 6 orang yang mendapat ganjaran kartu kuning dari wasit yang memimpin pertandingan. Peran pelatih semakin disorot karena dianggap tak lagi bisa memancarkan kharisma mematikan yang dulu selalu melekat dengan tim ini.

Penggemar Menanti Sikap Eksekutif Real Madrid

Presiden klub sepakbola Real Madrid, Florentino Perez, mulai disorot penggemar setelah Real Madrid gagal mendapatkan 3 poin penuh dari pertandingan terakhir mereka melawan Barcelona. Tapi ketika penggemar berharap suara mereka didengar untuk memberikan sanksi tegas kepada pelatih klub, Florentino Perez dikabarkan masih memberikan dukungan penuh kepada pelatih mereka ini. Partai final Piala Super Spanyol yang harusnya bisa menjadi momentum emas bagi Real Madrid untuk mengukuhkan dominasi mereka di Spanyol sekarang harus terkubur dalam.

Los Blancos harus menahan nafas ketika mereka kalah dalam pertandingan ini. Dalam partai puncak Piala Super Spanyol ini, mereka dihadapkan pada rival lamanya, Barcelona. Tapi pertandingan ini sebenarnya bukan satu-satunya yang menarik perhatian dari penggemar mereka. Tim yang berasal dari negara Spanyol ini juga mendapat kritik tajam dari penggemar karena seolah sudah kehilangan taji dalam kompetisi di ranah Spanyol. Tak hanya di Piala Super Spanyol, Real Madrid juga harus ketinggalan 4 poin dari rival yang memimpin klasemen di turnamen ini.

Dukungan dari Petinggi Klub untuk Xabi Alonso

Masa depan yang menanti Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid sampai saat ini terus menjadi perdebatan. Banyak yang berharap kalau Real Madrid akan berani mengambil langkah tegas setelah permainan buruk yang mereka tunjukkan dalam beberapa bulan terakhir. Tapi menurut informasi yang berkembang di banyak media lokal, Perez sepertinya belum berencana untuk melakukan perubahan untuk sosok pengatur strategi bermain mereka.

Beberapa media mendapat kabar kalau Perez beranggapan kalau pelatih mereka sekarang masih akan mampu untuk memberikan mereka setidaknya satu trofi untuk musim ini. Harapan yang terdengar optimis ini sayangnya tidak dibarengi dengan penampilan yang senada. Real Madrid masih terus berjuang untuk bisa mendapatkan tahta juara mereka di Copa del Rey, demikian juga dengan Liga Champions. Sementara untuk La Liga, mereka masih terus memutar otak untuk bisa memaksa Barcelona turun dari posisinya di tahta klasemen.

Real Madrid sekarang akan mengusahakan fokus mereka pada pertandingan berikutnya di Copa del Rey. Mereka akan menghadapi Albacete dalam peratndingan di babak 16 besar pada hari Rabu malam nanti. Setelah pertandingan ini usai, mereka akan menghadapi Levante pada La Liga yang akan berlangsung pada hari Sabtu sore nanti.

Posisi Xabi Alonso Masih Aman

Xabi Alonso sempat menghampiri awak media yang menanti tanggapannya tentang hasil pertandingan melawan Barcelona. Dia berujar kalau ada perasaan yang campur aduk setelah pertandingan ini. Mereka kecewa karena tidak bisa menang di final. Tapi mereka juga menurutnya bangga karena tim ini telah memberikan upaya terbaik mereka dari menit pertama sampai terakhir di tengah situasi pertandingan yang terus berubah. Pelatih ini juga mengatakan kalau mereka bersaing dan berjuang dengan baik sampai titik akhir. Babak final berjalan dengan imbang, dengan momen, situasi, gol, dan reaksi yan berbeda. Mereka dianggapnya terus berjuang sampai akhir dan nyaris menang. Dengan dua kesempatan terakhir untuk menyeimbangkan gol dan melaksanakan eksekusi titik penalti. Pelatih ini kemblai menegaskan kalau mereka telah bersaing dengan baik. Mereka memang tidak puas dengan hasil yang didapat. Tapi mereka bisa mengambil hal positif dari pertandingan ini. Masih ada perjalanan panjang yang harus merkea lalui dan mereka harus menjadikannya lebih baik sesegera mungkin. Dia juga melanjutkan kalau ketika mereka kembali ke Madrid, mereka akan melupakan pertandignan ini dan berpikir tentang semua kompetisi yang masih perlu merkea jalani, yang paling penting untuk sekarang.

Xabi Alonso juga mengatakan kalau tim ini dianggapnya telah menunjukkan sikap dan komitmen yang luar bisa. Sempat ada momen ketika mereka harus bertahan dengan kuat tanpa bola di kaki dan yakin kalau mereka sudah mengerahkan upaya terbaik. Dia mengatakan kalau 30 menit pertama, mereka jarang kebobolan dan punay 2 kesempatan untuk melakukan serangan baik. Mereka kebobolan di gol pertama dari serangan balik dan di 15 menit terakhri di babak pertama, ada banyak hal yang terjadi dalam rentang waktu yang sangat singkat.

Babak kedua berjalan dengan cukup sengit dan berimbang. Serangan balik yang dilakukan lawan membuat pertandingan berubah kedudukan menjadi 3-2. Tapi dia cukup yakin kalau mereka masih punya kesempatan untuk menyeimbangkan kedudukan. Memang kesempatna ini akhirnya datang, tapi mereka tidak punya akurasi bermain yang baik untuk mengonversi kesempatan ini menjadi tambahan poin.

Xabi Alonso adalah sosok pelatih Real Madrid yang mengambil peran ini pada tanggal 1 Juni 2025 setelah tim ini ditinggalkan oleh Carlo Ancelotti. Sejak hari pertama menjalankan tugas ini, ada 24 kemenangan yang berhasil mereka raih. Sementara jumlah gol dan kalah mereka masing-masing bertengger di angka 4 dan 7 kali, yang diperoleh dari 35 pertandingan dengan perannya di kursi pelatih. Dengan hasil semacam ini, dia berhasil mengamankan persentase menang di angka 68,6%.