Thibaut Courtois Jelaskan Alasan Batal Gabung MU

Seru88 Thibaut Courtois

Kabar menarik datang dari penjaga gawang asal Real Madrid, Thibaut Courtois. Kiper andalan Carlo Ancelotti ini mengatakan kalau dirinya mendapat dukungan untuk bergabung dengan Manchester United. Tapi anehnya, dia justru gagal bergabung dengan mereka di Old Trafford. Alasan di balik kepindahan yang gagal ini akhirnya diungkapkannya kepada publik baru-baru ini.

Pengakuan Thibaut Courtois

Penjaga gawang asal Real Madrid, Thibaut Courtois, memberikan pengakuan yang cukup menarik. Bukannya menjabarkan kekagumannya pada Los Blancos, sang kiper justru menyebut kalau dia merupakan penggemar berat Manchester United. Kekaguman ini bahkan sudah terbangun sejak usia mudanya. Sejak saat itu juga, dia sudah berharap untuk bisa suatu saat nanti menjadi bagian dari mereka. Tapi sayangnya, harapannya untuk bergabung ke Old Trafford gagal terwujud. Peran David de Gea turut diungkapnya sebagai salah satu penyebab kegagalan ini.

Bagi penggemar sepakbola global, nama penjaga gawang Real Madrid ini sudah tak lagi asing. Dia disebut sebagai salah satu, jika bukan penjaga gawang terbaik dari generasinya. Penjaga gawang Real Madrid ini memulai perjalananannya di negera asalnya ketika bergabung dengan Genk. Disana dia menjalani pendidikan di akademi mereka selama kurang lebih 10 tahun. Dia kemudian menghabiskan waktu 2 tahun berikutnya sebagai epamin di tim senior antara tahun 2009 hingga 2011. Setelah mendapatkan pengalaman berharga disini, dia kemudian mengambil keputusan dengan bergabung menjadi pemain Chelsea.

Sebelum pindah ke Stamford Bridge, sebenarnya Thibaut Courtois berharap untuk bisa bergabung dengan Manchester United. Harapan untuk bergabung dengan klub asal kota dengan nama yang sama ini didasari oleh kekagumannya pada sosok penjaga gawang legendaris yang pernah membela tim yang sama, Edwin van der Sar. Tapi di saat bersamaan, dia juga mendapatkan penawaran untuk bergabung dengan beberapa klub lain, seperti Tottenham Hotspur.

Thibaut Courtois Gagal Gabung MU

Harapan besarnya untuk bergabung dengan Manchester United pada akhirnya gagal terwujud. Klub yang sempat menjuarai turnamen sepakbola Inggris sebanyak 20 kali ini jsutru memilih untuk mendatangkan David de Gea sebagai kiper mereka. Keputusan ini diambil ketika mereka masih menggunakan jasa Sir Alex Ferguson pada tahun 2011 yang lalu. Namanya ditunjuk sebagai penjaga gawang baru mereka setelah Van de Sar mengumumkan dirinya gantung sepatu di dunia sepakbola.

Keputusan ini tak lantas membuat Thibaut Courtois kecewa. Penjaga gawang Real Madrid ini menerimanya dengan cukup baik. Bahkan dia mengaku kalau keputusan yang diambil oleh Manchester United ini berhasil membentuk perjalanan karirnya seperti sekarang ini. Akibat keputusan ini, dia akhirnya mengambil keputusan untuk bergabung dengan Real Madrid. Berkat keputusan ini, dia berhasil membuktikan kemampuannya dnegan mengantarkan Real Madrid menang sebanyak 20 kali di berbagai kejuaraan yang berbeda, termasuk saat dia bergabung dengan Atletico Madrid dan Chelsea.

Jelaskan Peran De Gea

Menurut situs Seru88 Indonesia, Thibaut Courtois menyampaikan pandangannya kepada mantan pemain bertahan asa Manchester United, Rio Ferdinand, kalau dia sangat menyukai Edwin van de Sar dan Iker Casillas. Dia mengagumi Casillas karena performa gemilangnya di usia mudanya. Dia mengingat pertama kali rasa kagum ini muncul ketika dia baru berusia 11 atau 12 tahun. Baginya, ini merupakan awal perjalanannya sebagai seorang penjaga gawang. Kekagumannya ini kemudian berkembang ke Real Madrid, tempat Iker Casillas bermain waktu itu. Dia bahkan mengaku selalu menyaksikan pertandingan yang dijalaninya. Tapi kemudian dia juga mengatakan kalau sosok Edwin van de Sar yang bertanding bagi Manchester United juga mendapatkan perhatian sama besar darinya.

Manchester United kemudian memilih untuk mendatangkan David de Gea. Keputusan ini dianggapnya membantu membentuk masa depannya dengan cara yang berbeda. DIa beranggapan kalau jelas bahwa keputusan ini mendorongnya untuk melakukan perubahan ketika masih bermain bersama Genk. Dia juga mengakui kalau saat itu, ada penawaran yang datang dari Tottenham Hotspur. Ada juga penawaran yang datang dari Stamford Bridge maupun tim lain, baik yang berasal dari dalam atau luar negeri. Di antara semua penawaran ini, dia  beranggapan kalau Chelsea waktu itu hadir dengan penawaran dan proyek yang paling menggiurkan baginya untuk jangka panjang.

Semenjak David de Gea memutuskan untuk bergabung dengan Manchester United, jalurnya untuk berkembang terbuka dengan dia memilih untuk bergabung ke Atletico Madrid. Menurutnya, keputusan yang dilakukan oleh Old Trafford ini membantunya untuk berkembang menjadi seorang penjaga gawang sebaik yang sekarang.

Sebagai informasi, Thibaut Courtois didatangkan oleh Chelsea dari Genk dengan angka transfer di 9 juta Euro. Tapi dia dengan segera berpindah ke Spanyol dan menghabiskan waktu kurang lebih 3 musim penuh di sana, menjalankan tugas di Atletico Madrid. Di klub ini, dia menjalani 154 pertandingan di semua kompetisi. Berkat kehandalannya dalam menjaga gawang, Atletico Madrid berhasil menang di 5 kompetisi ternama. Keberhasilan mereka tercatat dengan baik, termasuk di Liga Eropa musim 2011/12 dan La Liga musim 2013/14.

Penjaga gawang kelahiran Belgia ini kemudian kembali ke Chelsea. Di sana, dia berhasil menetapkan reputasinya sebagai penjaga gawang utama mereka dari tahun 2014 hingga 2018. Bersama The Blues, dia menjaga gawang mereka di 154 pertandingan di berbagai turnamen.

Thibaut Courtois berhasil mengantarkan The Blues memenangkan 2 gelar juara di Liga Primer Inggris. Kemampuannya semakin terbukti ketika Chelsea berhasil menang 1 Piala FA dan 1 Piala EFL dalam periode tugas yang sama di sana. Dia juga berhasil mendapat kepercayaan untuk menjaga gawang timans Belgia di Piala Dunia 2018 yang lalu. Berkat kemampuannya, timnas Belgia berhasil mengejutkan dunia dengan mencapai peringkat 3 turnamen sepakbola tertinggi dunia ini. Dia juga berhasil memenangkan penghargaan Sarung Tangan Emas sebagai penjaga gawang terbaik di Piala Dunia 2018.

Real Madrid kemudian memutuskan untuk memanggilnya bertugas di 2018 yang lalu. Mereka mendatangkannya dengan transfer senilai 35 juta poundsterling. Di babak baru kehidupannya ini, sang kiper berhasil memantapkan perannya sebagai kiper utama mereka bagi Los Blancos. Dia telah bermain bersama mereka dalam 267 pertandingan, dengan 100 di antaranya berakhir tanpa kebobolan satu gol pun. Seratus pertandingan ini dicapainya dalam 161 pertandingan pertama bersama mereka.