Piala Dunia 2026 akan segera dimulai. Turnamen yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali ini akan kembali mempertemukan negara-negara yang lolos kualifikasi untuk bersaing demi bisa mengangkat trofi sepakbola paling legendaris di seantero bumi. Seperti yang sudah-sudah, ada beberapa negara yang paling difavoritkan untuk menjuarai turnamen Inggris. Seperti yang sudah-sudah juga, timnas Inggris kembali menjadi salah satu favorit. Tapi tidak semua orang punya anggapan yang sama. Mantan pemain bertahan mereka justru menyuarakan kekhawatirannya tentang langkah dan peluang negaranya untuk menjuarai kompetisi bergengsi ini.
Khawatirkan Timnas Inggris
Pemain yang dulu pernah tergabung di timnas Inggris, Jamie Carragher, buka suara tentang persiapan negara asalnya untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Di saat banyak penggemar sepakbola sampai pengamat mengucurkan dukungan mereka, pria yang dulu pernah bertugas di tim yang sama ini punya pandangan berbeda. Dia mengutarakan kalau dirinya tidak benar-benar optimis dengan hasil yang bisa merkea dapatkan pada perhelatan turnamen musim panas nanti.
Para pemain tim nasional negara Tiga Singa ini masih gencar melakukan persiapan. Saat ini mereka sedang berada di fase terakhir persiapan sebelum terjun langsung dalam turnamen ini. Berlangsung di 3 negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, turnamen ini akan kembali menjadi ujian serius bagi kemampuan pemain mereka. Banyak penggemar berharap kalau turnamen ini akan menjadi akhir penantian panjang untuk membawa pulang trofi. Paling tidak mereka berharap bisa sampai ke babak semifinal seperti yang terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Persiapan Menjelang Piala Dunia 2026
Thomas Tuchel menggunakan beberapa pertandingan persahabatan mereka sebelum turnamen sebagai kesempatan memanaskan mesin tempur mereka. Evaluasi terus menerus dilakukan sampai mereka bisa mendapatkan hasil yang diharapkan dari turnamen ini. Tapi dari hasil pertandingan sejauh ini yang mereka dapatkan, tidak ada hasil yang cukup untuk meyakinkan mantan pemainnya. Hasil yang mereka dapatkan masih bervariasi. Misalnya ketika mereka terlibat dalam laga persahabatan melawan timnas Selandia Baru di hari Sabtu lalu, banyak penggemar berharap kalau tim ini bisa menang telak. Tapi kenyataannya mereka hanya bisa mendapatkan menang dengan selisih tipis 1-0.
Dalam waktu dekat, mereka akan segera menjalani laga pemanasan terakhir. Skuad Thomas Tuchel akan berhadapan dengan Kosta Rika dalam skema yang sama. Pertandingan di Orlando, Kanada ini aan menjadi kesempatan terakhir mereka sebelum menjalani pertarungan sebenarnya. Hanya berselang seminggu kemudian, mereka akan memulai fase grup di Piala Dunia 2026.
Seperti yang sudah-sudah, timnas Inggris kembali menjadi unggulan dalam turnamen Piala Dunia 2026. Mereka kembali diperkuat abnyak pemain elite dengan kemampuan yang luar biasa. Tapi rupanya hal ini masih belum cukup untuk meyakinkan semua orang kalau nasib mereka akan jauh lebih baik dibandingkan dengan gelaran sebelumnya. Masih ada anggapan kalau mungkin tahun ini mereka akan kembali harus menunggu untuk bisa menjadi juara.
Carragher Khawatirkan Timnas Inggris
Mantan pemain timnas Inggris, Jamie Carragher, termasuk mereka yang kurang yakin kalau tahun ini akan menjadi akhir dari penantian mereka. Pernah turun langsung di Piala Dunia, sosok ini menyuarakan kondisi skuad negaranya untuk Piala Dunia tahun ini. Menurutnya, mereka memang memiliki banyak pemain bintang. Tapi mereka adalah orang-orang yang berkarya di Liga Primer, bukan pemain yang punya pengalaman dan kemampuan teruji di tingkat internasional.
Kepada media, dia menunjuk langsung ke skuad yang dibangun oleh Thomas Tuchel. Ada banyak pemain luar biasa di sana. Tapi dia hanya bisa melihat banyak dari nama yang terlibat sebagai orang-orang yang merumput di LIga Primer. Kondisi ini membuatnya ragu. Dia khawatir kalau dengan skuad seperti ini, mereka justru akan mengalami kesulitan. Dia memang mengaku kalau dirinya masih belum mempelajari latar belakang dan profil dari semua pemain yang terlibat. Memang ada beberapa pemain yang pernah mendapat pengalaman di tingkat internasional. Tapi jumlah mereka yang tidak memiliki pengalaman ini juga cukup banyak. Kondisi ini yang sekarang sedang terjadi dengan tim nasional mereka. Kondisi ini membuatnya tidak bisa berpandangan optimis tentang nasib mereka di akhir turnamen.
Pria yang sekarang berprofesi sebagai pengamat sepakbola ini juga memberi pandangan yang cukup berbeda tentang keputusan taktis yang diambil pelatih mereka. Tuchel memang sempat disorot publik setelah memilih untuk tidak memanggil pemain dengan kemampuan teknis kelas di skuad mereka. Trent Alexander-Arnold, Cole Palmer, sampai Phil Foden tidak akan menjadi andalannya untuk membangun permainan mereka. Tentang keputusan ini, dia menyebut kalau kondisi sekarang menunjukkan cara membangun membangun tim. Skema ini menurutnya paling tidak dianggap Thomas Tuchel sebagai cara terbaik mereka untuk menghadapi lawan. Pasti dia paham betul kemampuan yang dimiliki Trent, Palmer, dan Foden. Mereka bertiga mungkin adalah tiga pemain dengan kemampuan teknis terbaik yang ada sekarang. Tapi keputusan untuk tidak memasukkan ketiga nama ini menjadi pertanyaan besar.
Masih ada hal lain yang membuat banyak penggemar mulai khawatir dengan peluang timnas Inggris. Beberapa menyuarakan kekhawatiran mereka tentang tingkat keterlibatan Jude Bellingham di partai final. Nama pemain timnas Inggris ini sempat terlibat sebagai pemain pengganti. Momen ini terjadi dalam babak kdua ketika mereka melawan timnas Selandia Baru. Dia ditugaskan uontuk menggantikan Morgan Rogers yang harus ditarik lebih awal dari pertandingan.
Carragher kemudian menyebut kalau Tuchel menurutnya adalah sosok pelatih yang kuat. Dia telah membuktikan caranya untuk berhadapan dengan pemain seperti Jude Bellingham. Dia mengambil keputusan berani dengan tidak mengajaknya bermain di beberapa kesempatan. Memang ada beberapa orang yang mungkin tidak sepaham dengan keputusan ini. Tapi jela ada relasi yang harus dikelola dari kedua belah pihak. Tapi dirinay sendiri tidak melihat sebuah situasi yang cukup mengkhawatirkan. Menurutnya Thomas Tuchel bisa saja melanjutkan pendekatna ini kecuali jika Morgan Rogers kemudian mengalami cedera di laga persahabatan. Ketika ini terjadi, maka akan sangat mungkin mereka akan menggunakan Jude Bellingham sebagai pengganti.
Untuk Piala Dunia 2026 nanti. timnas Inggris akan berhadapan dengan Panama, Ghana, dan Kroasia. Empat negara ini tergabung dalam Grup L dan akan saling bersaing untuk bisa mendapat tiket demi bersaing di fase berikutnya. Tiga pertandingan akan mereka jalani di tanggal 17, 23, dan 27 Juni 2026. Hasil dari tiga pertandingan ini sekaligus akan menjadi modal bagi Tuchel untuk melakukan perombakan tim jika memang dipandang perlu.

