Musim panas tahun ini punya arti yang sangat berbeda bagi klub-klub di Eropa. Permainan yang merosot tajam di musim sebelumnya menjadi pemantik bagi mereka untuk mengincar sebanyak mungkin pemain dengan peran kunci untuk mendukung permainan di periode baru yang akan segera terbit. Hampir semua klub masing-masing bergerak dengan cukup agresif untuk menemukan tempat baru dan membangun karir yang lebih baik. Sama seperti rival-rival mereka yang berusaha untuk bisa mendapat hasil sebaik mungkin dari periode tengah tahun, The Blues berusaha melakukan hal yang sama. Tapi perhatian publik ke Stamford Bridge tidak hanya tentang nama-nama yang akan masuk, tapi juga keluar. Tak semua pemain di The Blues cukup beruntung untuk bisa mendapat jatah bermain sebanyak yang mereka harapkan. Ada beberapa nama yang cukup kecewa dengan yang mereka dapatkan sampai sekarang. Mereka berharap kalau ada jalan untuk keluar. Bagi mereka yang beruntung, jalan ini sekarang terbuka dan Tosin Adarabioyo cukup beruntung untuk mendapatkannya sekarang.
Peluang Baru untuk Tosin Adarabioyo
Bek Chelsea, Tosin Adarabioyo, harus menghadapi kenyataan pahit. Harapan untuk bisa melejitkan karirnya setinggi langit di The Blues tidak berjalan sebaik yang dia harapkan. Kondisinya sekarang memaksanya untuk melihat kenyataan sebenarnya yang terbentang di depan mata. Daripada bersikeras untuk tetap bertahan di Stamford Bridge, dia akhirnya sadar kalau ada opsi lain yang lebih menarik dan menguntungkan. Dia akhirnya sadar kalau Chelsea saat ini bukan lagi opsi terbaik untuk perkembangan karir. Maka ketika ada berita kalau Benficas mulai bergerak masuk untuk menariknya keluar, upaya ini langsung dia sambut dengan reaksi positif. Sekarang, namanya mengisi pemberitaan banyak media sebagai kandidat transfer untuk mereka.
Bertugas di bagianb ek tengah, pemain ini harus menarik nafas dalam. Dia hanya mendapat panggilan tugas 4 kalid alam 5 pertandingan mereka dalam rangkaian tur pramusim. Jumlah ini memang cukup banyak dan semua penggema rmereka di Asia dan Australi yang menyaksikan pertandingan ini bisa puas ketika melihatnya kembali bertanding. Tapi karir sepakbola tidak ditentukan dari pertandingan persahabatan atau tur pramusim. Ada masalah yang jauh lebih kritis dan mendesak yang harus dia selesaikan di Chelsea.
Tak Cukup Beruntung di Chelsea
Tosin Adarabioyo memang tidak terlalu beruntung di Chelsea. Jam pertandingannya di Stamford Bridge jauh dari kata cukup dan memuaskan. Penggemar mungkin merasa puas ketika melihat namanya masuk dalam pemain yang diboyong dalam tur pramusim merkea. Dia sampai bermain 90 menit penuh ketika merkea melawan Johor Darul Ta’zim pada hari Minggu lalu. Tapi melihatnya bermain tidak sama artinya dengan puas. Penggemar harus terpukul ketika Chelsea yang seharusnya jauh lebih tinggi dari lawan lokal mereka harus terpukul jauh. Mereka hanya bisa mengakhiri pertandingan dengan hasil di luar perkiraan. Hasil imbang 3-3 menjadi mimpi mengerikan yang harus mereka hidupi terus. Ternyata keputusan The Blues untuk tidak menggunakan beknya yang kini jadi incaran Benfica sudah tepat. Akumulasi 209 menit yang dia dapatkan di semua laga persahabatan tadi masih belum sejajar dengan kualitas permainan yang bisa dia tunjukkan.
Silva Berharap Bisa Reuni dengan Tosin Adarabioyo
Situasi yang dihadapi Tosin Adarabioyo di Chelsea sekarang memang penuh dengan tantangan. Dengan usia 28 tahun, dia harus menghadapi kenyataan pahit tentang perannya di Stamford Bridge. Sumber kami menyebutkan kalau pemain ini perannya tak lebih dari pilihan kelima dalam permainan Chelsea. Pelatih baru mereka, Xabi Alonso, punya pandangan berbeda dengan pelatih mereka sebelumnya. Pengalamannya dari Spanyol membuat pelatih baru The Blues ini yakin kalau mereka akan lebih baik kalau tanpa melibatkan pemain tadi terlalu signifikan untuk turnamen yang akan segera merkea hadapi.
Beberapa penggemar sempat berasumsi kalau tugasnya akan lebih baik sekarang. Ketika Trevoh Chalobah resmi bergabung dengan Como, muncul spekulasi kalau pemain ini akan mendapat kesempatan tampil yang lebih intens. Tapi sekarang yang terjadi di lapangan justru mengisyaratkan sebaliknya. Chelsea mengambil sikap yang jelas tentang pemain mereka. Tak mau terlibat terlalu jauh, mereka sekarang menempatkan namanya dalam daftar pemain yang siap ditarik pergi oleh klub luar. Seperti yang biasa berlaku, keputusan ini tidak berarti kalau Chelsea akan langsung menerima begitu saja penawaran yang masuk. Mereka hanya akan mau membuka pembicaraan kalau ada klub yang berani datang ke mereka dengan penawaran yang tepat, entah itu dalam bentuk angka atau ketentuan lain. Semuanya hanya akan berjalan kalau Chelsea menganggap permintaan tadi akan sangat menguntungkan mereka.
Kami mencoba menyusun informasi terbaru tentang pemain ini. Dari penalaran kami, Tosin Adarabioyo masih memegang reputasinya sebagai kandidat pemain baru Benfica. Pelatih mereka, Marco Silva, memandangnya sebagai pemain yang punya potensi besar untuk menjadi ujung tombak permainan mereka yang baru. Pertimbangan lain yang membuat mereka cukup percaya diri dengan rencana ini adalah sejaarah. Marco Silva dan pemain yang mereka incar ini punya sejarah kerjasama ketika sama-sama masih berada di Fulham. Pemain Chelsea ini memang sempat bermain disana sebelum mengambil keputusan untuk pindah ke Stamford Bridge. Keputusan ini dia ambil setelah kontraknya resmi berakhir, membuatnya dia pindah kesana dengan cuma-cuma.
Dalam 2 tahun perjalanan mereka bersama, Tosin Adarabioyo mungkin sudah merasa cukup puas. Ada 70 pertandingan di Stamford Bridge yang semakin menghiasi perjalanan kairrnya. Tapi jika dibandingkan dengan jumalh tadi, dia sempat punya peran yang jauh lebih besar di Craven Cottage. Ketika masih bersama Marco Silva, dia sempat menjadi pemain andalannya untuk peran khusus. Silva tampaknya memandang mantan pemainnya sebagia jawaban yang tepat. Dia dianggap bisa menggantikan Antonio Silva. Pemain ini sudah lebih dulu memilih untuk meninggalkan mereka dan bergabung dengan AFC Bournemouth.
Chelsea cukup beruntung ketika mereka bisa menarik Tosin Adarabioyo datang tanpa harus menanggung pengeluaran sama sekali. Sekarang setelah berjalan sekian lama, mereka akhirnya punya peluang untuk menjadikan pengeluaran nihil tadi ke dalam keuntungan dalam porsi yang sangat signifikan.
Peluang ini menjadi oipsi yang sangat menguntungkan dan menggiurkan bagi mereka. Peluang ini terus berkembang ketika BlueCo, perusahaan di balik The Blues, juga sedang bekerja keras untuk memastikan tidak ada yang akan menghalangi langkah mereka. Semua upaya sedang dikerahkan untuk memastikan The Bleu akan mematuhi semua kebijakan yang ditetapkan Liga Inggris dan UEFA, termasuk segala sesuatu yang terkait dengan keuangan.
Apapun itu, Benfica sampai sekarang terlihat hanya tertarik untuk mengajukan penawaran dalam bentuk pinjaman. Mereka lebih memilih cara ini dengan tambahan opsi untuk pembelian di akhir musim. Tentu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sampai syarat ini mereka aktifkan. Sementara itu, Chelsea masih bisa mendapatkan keuntungan kalau memang mereka tidak jadi dengan pembelian permanen. Peluangnya tetap terjaga asalkan semua transaksi dilakukan secara permanen sebelum akhir kontrak di bulan Juni. Tapi jelas yang paling masuk akal adalah melepasnya di tahun ini.

